31 Mar 2009

SISTEM HI-END AUDIO


Memilih sistem hi-end beda dengan memilih peralatan rumah tangga lainnya. Dibutuhkan sebuah pendalaman terhadap produk tersebut, dgn kata lain didasarkan pada tingkat kesenangan, selera seni, dan musik yg hendak didengar.
Sistem hi-end audio dibangun dari beberapa komponen yang masing - masing memiliki spesifikasi kerja sendiri. komponen tersebut dibagi jadi 3 kategori: komponen sumber, kontrol, playback.
  • komponen sumber merupakan perangkat yang mampu me-recover sinyal audio dr berbagai media penyimpan. Contoh: turntable, yuner, dan tape deck.
  • Komponen kontrol, ini bertugas menerima sinyal dr komponen sumber & mengkontrol mana yg hendak dikirim ke power ampli utk kemudian didengarkan. Contohnya pre-amplifire yang merupakan jantung dari sebuah sistem.
  • Komponen playback melingkupi power-amplifire & speaker, keduanya bekerjasama untuk mengkonversi output pre-amp menjadi sebuah suara.
Jangan salah, meskipun fungsi dan tugasnya sama, namun setiap komponen memiliki kriteria atau spesifikasi khusus, sehingga layak disebut hi-end.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan isi komentar anda.

Share |

31 Mar 2009

SISTEM HI-END AUDIO


Memilih sistem hi-end beda dengan memilih peralatan rumah tangga lainnya. Dibutuhkan sebuah pendalaman terhadap produk tersebut, dgn kata lain didasarkan pada tingkat kesenangan, selera seni, dan musik yg hendak didengar.
Sistem hi-end audio dibangun dari beberapa komponen yang masing - masing memiliki spesifikasi kerja sendiri. komponen tersebut dibagi jadi 3 kategori: komponen sumber, kontrol, playback.
  • komponen sumber merupakan perangkat yang mampu me-recover sinyal audio dr berbagai media penyimpan. Contoh: turntable, yuner, dan tape deck.
  • Komponen kontrol, ini bertugas menerima sinyal dr komponen sumber & mengkontrol mana yg hendak dikirim ke power ampli utk kemudian didengarkan. Contohnya pre-amplifire yang merupakan jantung dari sebuah sistem.
  • Komponen playback melingkupi power-amplifire & speaker, keduanya bekerjasama untuk mengkonversi output pre-amp menjadi sebuah suara.
Jangan salah, meskipun fungsi dan tugasnya sama, namun setiap komponen memiliki kriteria atau spesifikasi khusus, sehingga layak disebut hi-end.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan isi komentar anda.